Laman

Senin, 23 Desember 2019

Hoorraay! Now I'm an Official GEA Ecobrick Trainer

Yes,

Thanks Mr. Tarto from Pemalang that suggested me to join an Ecobrick course held by Russell and Mbak Ani on Oct - Nov 2019. Now I've just graduated from the course and am now officially an Official GEA Trainer, together with
1. Rusdi
2. Syahrul
3. Sopyan Yasri
4. Iklima Agustina

Yes, you can kindly book me for an Ecobrick Starter Workshop through clicking this link:



Fee?
Think that it must be a default number from gobrik.com. I've never set the training fee that high. So, please don't think about it too much. I'm a community-person: You give me a cup of coffee, and I'll be happy already.

So, Salatiga Raya, now you have an Ecobrick Trainer! Let's make an ecobrick from your single-use plastic.


Salatiga, 23 Desember 2019


der gruene Baum

Kamis, 19 Desember 2019

Rumah Bibit dalam Angka: Orang Dari Mana Aja sih yang Ambil Bibit ke Sini?

Beberapa waktu yang lalu, "Mas Menteri" Nadiem Makarim menyampaikan bahwa setidaknya ada 2 ilmu penting yang harus dikuasai bangsa Indonesia di era digital ini. Dua ilmu penting itu adalah Ilmu Statistik dan Psikologi. Pada tulisan ini, saya ingin membahas ilmu yang pertama terlebih dahulu yakni Ilmu Statistik.

Berbicara tentang Statistik, orang akan selalu mengasosiasikan hal ini dengan pelajaran Matematika yang isinya angka-angka dan rumus-rumus seperti Mean dan Median. Kebetulan, beberapa waktu sebelumnya saya juga begitu mengidolakan seorang "Tokoh Statistik Indonesia" yang bernama Yunarto Wijaya atau yang sering dipanggil dengan Mas Toto', direktur utama dari Lembaga Survei Charta Politika. Beliau adalah orang yang sangat tajam dan objektif dalam mengemukakan pendapatnya. Kemampuan ini, saya yakin terasah dengan baik berkat ketekunan beliau dalam mengolah dan menganalisis sebuah data, artinya Penguasaan Ilmu Statistik yang tinggi.

Ketika saya diajak berkecimpung di dunia relawan lingkungan hidup di Salatiga Raya (Salatiga, Kab. Semarang, dan wilayah di sekitarnya), saya tertarik untuk berkontribusi di komunitas dengan meng-handle Bank Data "Pengambilan Bibit di Rumah Bibit Salatiga Raya". Dalam waktu kurang lebih sebulan sejak diaktifkannya kembali Rumah Bibit sebagai Basecamp Gerakan Penghijauan di Salatiga Raya, berikut adalah sebuah grafik yang dapat kami sajikan per tanggal 19 Desember 2019 ini dnegan judul "Orang Dari Mana Aja sih yang Ambil Bibit ke Sini?


Sejauh ini, kami telah berhasil mendistribusikan 617 bibit (utamanya berasal dari BPDASHL Pemali Jratun) kepada masyarakat. Warga Kota Salatiga tercatat sebagai masyarakat yang paling banyak mengambil bibit di Rumah Bibit ini dengan 297 bibit (48%) yang diambilnya dari tanggal 1 sampai dengan 19 Desember ini. Kata "Raya" yang disematkan sebagai nama Rumah Bibit Salatiga ini ternyata cukup efektif untuk mengundang Warga Kab. Semarang yang berbatasan dengan Kota Salatiga, maupun Warga Kab. Grobogan, Kab. Magelang, dan Kab. Boyolali, yang juga mengambil bibit dari rumah bibit ini untuk ditanam dan dipelihara di desa/ kampung/ pekarangan di rumahnya. Data kami mencatat sejumlah 235 bibit (38%) diambil oleh Warga Kab. Semarang, sedangkan 55 bibit (9%) diambil oleh warga dari ketiga kabupaten lainnya yang telah disebutkan di atas.

Sayangnya, prosedur pencatatan yang kami terapkan untuk setiap pengambilan bibit belum berjalan dengan baik mengingat masih adanya 30 bibit (5%) yang tidak teridentifikasi, orang dari daerah mana kahyang mengambilnya. Meskipun demikian, kami percaya bahwa 617 bibit yang telah diambil oleh masyarakat dalam kurun waktu kurang dari 3 minggu ini merupakan suatu pertanda positif bahwa di tengah-tengah arus modernisasi ini ternyata masih banyak juga orang yang mau peduli kelestarian lingkungan dengan melakukan tanam pohon di musim penghujan.

.. dan ternyata sebagian besar dari orang yang mau peduli ini adalah Warga Kota Salatiga sendiri, tempat di mana Rumah Bibit Salatiga Raya kami boleh berlokasi. Salam Lestari!


Salatiga, 19 Desember 2019


der gruene Baum

Holiday Program Rajendra Adhi Montessori School Suvarna Sutera


Hello Kids!

Near the Year End 2019, we have something special for you: "Rajendra Adhi's Holiday Program" 

*When?*
Dec 23 - 30, 2019

*Where?*
- Rajendra Adhi School Suvarna Sutera
- Pizza Hut Citra Raya
- Super Indo Citra Raya

We'll learn science and sensory activity, shopping & cooking, art & craft creating, and we'll go outside for half-day field trip. Sure, this experience will be a productive and unforgetable holiday memory for you..! Register now, we have only limited seats for this program 

*Registration*
0822 - 9816 - 7872
0812 - 9757 - 9533

Happy holiday,
Rajendra Adhi Montessori School Suvarna Sutera

#liburananak #nataltahunbaru2019 #holidayprogram #liburananaktangerang #liburananaksuvarnasutera #rajendraadhimontessorischool #rajendraadhischool #tangerangbanten

Selasa, 10 Desember 2019

Trial Class di Rajendra Adhi Montessori School

Halo Warga Tangerang, khususnya Perum Suvarna Sutera,

Telah hadir di Ruko Terrace 8, sebuah sekolah untuk Toddler - TK - SD Kelas 1 "Rajendra Adhi Montessori School". Sabtu lalu, 7 Desember 2019 kami kembali menggelar Trial Class yang bertempat di sekolah kami di Ruko Terrace 8 Blok B no 21 Suvarna Sutera, Sindang Jaya Tangerang.

Anak-anak menjalani berbagai aktivitas yang kami tawarkan dengan hati riang gembira, antara lain menyanyi, menari, mengeksplorasi alat-alat Montessori, dan mewarnai. 


Ingin mengikuti berita selanjutnya mengenai Rajendra Adhi? Silakan follow akun media sosialnya di Facebook dan Instagram seperti tertera pada poster di atas.

Salam Montessori!

Kamis, 05 Desember 2019

Rumah Bibit Salatiga Raya Ambil Bibit (lagi) di Persemaian Bergas milik BPDASHL Pemali Jratun

Halo Sobat Hijau!

Kali ini kami ingin kembali menuliskan tentang pengambilan 1.000an bibit lagi sesuai yang kami mohonkan ke Kantor BPDASHL Pemali Jratun di bulan November lalu

Singkat cerita, kami kembali mengambil bibit-bibit berikut ini pada tanggal 4 Desember lalu
- Mahoni 150 bibit
- Jambu Biji 200 bibit
- Pete 200 bibit
- Ketapang (biasa) 150 bibit
- Alpukat 20 bibit 
- Sirsat 212 bibit
- Rambutan 100 bibit
- Gamelina 150 bibit
Jadi, total bibit yang kami ambil hari itu dengan 2 armada dari Salatiga (Dump Truck DLH dan Tank Paralayang Sidomukti) adalah 1.182 bibit


Terima kasih Persemaian Bergas,
Terima kasih BPDASHL Pemali Jratun,
Terima kasih Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Di bulan menanam pohon ini, kami bahagia karena bisa memfasilitasi Warga Salatiga Raya yang ingin menanam pohon menghijaukan rumah dan lingkungan sekitarnya. Syarat mengambil bibit pohon di tempat kami hanya 2
1. Bibit untuk ditanam dan dirawat, tidak untuk diperjualbelikan
2. Berfoto selfie dengan bibit, baik saat pengambilan maupun penanaman. Foto-foto harap diunggah ke media sosial dengan mention "Rumah Bibit Salatiga Raya" dan menyertakan hashtag #rumahbibitsalatigaraya

Kalau berikutnya kita akan menanam di lereng gunung. Siapa hendak turut?