Laman

Selasa, 23 April 2013

Keep a Journal

Successful people keep a journal.
Why must?

"Keeping a journal equals keeping track of your life"


#dankemeinemblog
#duhastnochmalmeinlebengerettet


Jumat, 19 April 2013

Universitas dan Kehidupan

Pernahkah kalian mendengar frasa universitas kehidupan?


Frasa universitas kehidupan barangkali muncul pertama kali dari buku Sepatu Dahlan Iskan.

"Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR.
Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan
Seorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit
Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.
Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.
Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI.
Tetap semangat….
Tetap sabar….
Tetap tersenyum…..
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN
TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan
MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA."

[Disadur dari Buku "Sepatu Dahlan Iskan"]


Sangat menginspirasi sekali.
Melalui tulisan berikut ini, aku ingin menambahkan sedikit saja:

Tautologi adalah hal yang sangat aku sukai. Kalau Dahlan Iskan menggabungkan kata universitas dan kehidupan menjadi satu frasa, aku justru memisahkannya menjadi 2 kata.
Tujuannya bukan untuk menghilangkan maknanya sepenuhnya, melainkan untuk menambahkan sedikit makna, bahwa aku sedang tidak mengalami kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan di universitas pada saat sekarang ini.

Tapi aku tiba-tiba teringat pada apa yang kutulis pada buku katalog SMP Domsav tahun 2006/2007:
"Even though i will fail many times, i will be reborn forever"

Aku sangat suka dengan tantangan, dan itu benar: keputusan untuk berkuliah di Jerman cukup banyak adalah karena egoku: aku ingin sebuah tantangan baru.
Melalui kesukaran, tantangan, dan air mata yang kini berkecamuk dalam hatiku ini, setelah aku telaah lebih lanjut, mungkin ini adalah jawaban dari Tuhan atas doaku selama ini.

Mungkin inilah tantangan itu. Apakah aku pantas mengeluh untuk keinginanku yang terkabul ini?
Tiba saatnya motto hidupku sejak SMP itu untuk diuji.
"Aufgeben ist nicht da in meinem Wörterbuch. Ich werde niemals, niemals und NIEMALS aufgeben!"

Jumat, 12 April 2013

Aku pulang..!

Huhu allerseits,

Aku pulang..!
Setelah kurang lebih 1 bulan berpisah dengan dunia maya, kini aku kembali lagi ke tanah Jerman untuk menulis..!!!

Memang benar kata seorang sahabatku di sini, sebetah-betahnya kamu di negeri orang, kamu tetep butuh sesekali kembali ke negaramu, untuk mengisi bahan bakar.
Aku nggak tahu apa yg ia maksud dengan bahan bakar, tapi aku merasa telah menemukannya. Bahan bakar itu adalah cinta terhadap tanah air.

Aku cinta Indonesia.
Tiga kata itu gampang untuk diucapkan, tapi ketika aku mengucapkannya pada hari ini, aku merasa ada kebahagiaan yang meluap-meluap yang membuatku mau mengatakannya dari lubuk hati yang terdalam.

Weeez, apa jangan-jangan Kristanto sudah menemukan pujaan hatinya selama liburan kali ini?
Atau gara-gara puas makan banyak makanan yang enak-enak di sana?
Atau karena apa nih? hehe

Satu-satu aja ya aku ceritainnnya.
Bagian pertama adalah soal biaya.
1. Aku baru aja perpanjang SIM C di kota Salatiga, perpanjang selama 5 tahun dan hanya dikenakan biaya Rp 105.000,00..!!!
Hal yang pengen aku soroti di sini adalah, tampaknya sudah semakin sedikit pungutan-pungutan liar di Indonesia, semenjak ada KPK :)
2. Biaya kirim kartu pos ke Jerman, Rp 5.000,00..!
3. Biaya kirim surat dalam kota Salatiga, Rp 2.000,00; Jawa Tengah Rp 2.500,00; dan Ekspress 1-2 hari (Nasional) Rp 9.000,00!
 4. Aku selalu membangga-banggakan Mitfahrgelegenheit di negara Jerman. Ternyata di Indonesia juga ada lho, tapi namanya travel :D
Aku sempet survei harga nih ceritanya, yakni Cipaganti ke Jogja.
- Titip barang Rp 30.000,00
- Penumpang Rp 40.000,00
Yang membuat aku lebih bahagia lagi adalah, aku pernah mencoba naik bus umum dari Salatiga ke Jogja.
- Salatiga - Bawen tarifnya Rp 3.000,000 (Ekonomi)
- Bawen - Jogja tarifnya Rp 35.000,00 (Patas)
Jadi kalau dihitung-hitung, travel Salatiga - Jogja itu harganya merakyat..!!!

Sekian dulu postinganku yang pertama setelah pulang ke Jerman lagi ini.
Ternyata aku makin cinta Indonesia, makin sayang, abdi bogoh kasalirang, kula tresena sliramu, Indhonesiya..!!!

Sabtu, 23 Februari 2013

Sang Pujangga Bahasa Jerman

Aku sayang sama kamu

Ich liebe dich

Du bist echt wunderschön wie eine chinesische Frühlingsrolle
Kamu benar-benar cantik seperti lumpia cina (Whaaat?)

Kamu cantik banget
Du bist sehr schön/ hübsch

Du bist echt schön wie eine Puppe
Kamu cantiknya kayak boneka (imut kali ya yang dimaksud, hmm bolehlah..)

Ku merindumu..
Ich vermisse dich

Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Mein Leben ist leer ohne dich

Kamu adalah anugerah terindah dalam hidupku
Du bist das schönste Geschenk in meinem Leben

Kalau kamu kembang, biar aku jadi kumbangnya
Wenn du eine Blume bist, dann bin ich der Flieger

Aku suka deh kalau kamu senyum
Ich mag dein Lächeln.

Aku tak bisa hidup tanpamu
Ich kann nicht ohne dich leben

Sampai kapan aku bisa bertahan tanpamu?
Bis wann kann ich ohne dich überleben?

Du bist das Beste was mir je passiert ist
Kamu adalah yang terbaik dari hal-hal yang pernah terjadi padaku

Du bist süß wie ein Honig
Kamu manis seperti madu (bolehlah..)

Satu jam saja kutelah bisa cintai kamu kamu kamu di hatiku, namun bagiku melupakanmu butuh waktuku seumur hidup.. (ST 12, tariiik maaang)
Obwohl ich nur eine Stunde dich geliebt habe, aber ich brauche mein ganzes Leben, dich zu vergessen

Mimpiin aku ya!
Träum etwas Süßes von mir!

Aku kangen kamu sayang
Ich habe dich lieb

Sayang

Schatz

Aku nggak bisa berhenti memikirkanmu, walaupun hanya sedetik
Obwohl nur eine Sekunde ist, kann ich nicht aufhören, dich zu denken

Aku setia koq sama kamu
Ich werde auf dich treuen


#BukuHarianSeorangPujanggaBernamaKristanto
Disusun bersama Chrisly L. Anggoro waktu masih di Stutensee
beberapa tahun yang lalu..

Rabu, 20 Februari 2013

Hal yang benar-benar penting. Atur prioritasmu.

Seorang profesor berdiri di depan kelas filsafat dan mempunyai beberapa barang di mejanya.
Saat kelas di mulai tanpa berbicara dia mengambil sebuah toples kosong  yang besar dan mulai mengisinya dengan bola-bola golf.
Kemudia di bertanya pada muridnya, apakah toples itu sudah penuh? Mahasiswa menyetujuinya.
Kemudian profesor mengambil sekotak batu koral dan menuanngkannya di dalam toples. Dia mengguncang toples dengan ringan. Batu-batu koral masuk mengisi ruang kosong diantara bola-bola golf.
Kemudia dia bertanya kepada muridnya, apakah toples itu sudah penuh? Mahasiswa kembali setuju bahwa toples sudah penuh.
Selanjutnya profesor mengambil sekotak pasir dan menebarkannya ke dalam toples. Tentu saja pasir itu menutup segala sesuatu di dalam toples. Profesor kembali bertanya apakah toples itu sudah penuh? Mahasiswa yang melihat hal tersebut kembali menyatakan iya.
Profesor kemudian menyeduh dua gelas kopi dari bawah meja dan menuangkan isinya ke dalam toples dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir.
Mahasiswa di kelas tersebut tertawa..
“Sekarang “ kata profesor ketika suara tawa mereda. “ saya ingin kalian memahami toples itu mewakili kehidupanmu”
“Bola-bola golf tersebut mewakili  hal-hal penting dalam hidupmu, Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan dan para sahabat”
“Batu-batu koral adalah mewakili segala hal laiin , seperti pekerjaan, rumah dan mobil, “
“Pasir adalah hal-hal lainnya yang sepele”
“Jika kalian pertama kali memasukkan pasir kedalam toplesmu, maka tidak akan ada ruangan tersisa untuk koral ataupun bola-bola golf. Hal yang sama terjadi pada hidupmu”
“Jika kalian menghabiskan energi untuk hal-hal sepele maka kalian akan kehabisan energi untuk melakukan hal-hal yang penting buat kalian”
“Jadi,, Berilah perhatian untuk hal-hal yang kritis untuk kebahagiaanmu, bermainlah dengan anak-anakmu, luangkan waktu untuk check up kesehatan. Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam. Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah dan memperbaiki mobil serta perabotan”
“Berikan perhatian terlebih dahulu kepada bola-bola golf, Hal yang benar-benar penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir urus pasirnya”
Mendengar itu salah satu murid menganngkat tangan dan bertanyaj,” kalau begitu untuk apa kopi yang dituangkan tadi?”
Profesor tersenyum, “saya senang kamu bertanya, itu untuk menunjukkan bahwa sekalipn hidupmu tampak sudah penuh, tetap selalu tersedia untuk secangkir kopi bersama sahabat”