Laman

Sabtu, 07 April 2012

Semesterticket Paling Dewa..!

Sudah lama aku tidak menulis artikel apapun di blog ini.
Sejak tanggal 18 Februari kemarin sebenarnya aku sudah libur sih, tapi entah kenapa justru tidak produktif menulis :D

Inspirasi untuk menulis hari ini datang dari seorang Abang TN16.
Ia memamerkan Semesterticket-nya yang begitu dewa: 1 negara bagian Hessen + penggunaan IC/ EC..!



Sumber: http://www.das-marburger.de/

Waw..!
Selama ini aku mengira, Semesterticket yang paling luar biasa adalah milik Mahasiswa di Nord-Rhein-Westfallen (NRW): 1 negara bagian NRW.
Oleh karena itu, aku sempat berpikir untuk berkuliah di sana.

Melihat kenyataan super luar biasa ini, aku merekomendasikan pelajar-pelajar Indonesia yang ingin berkuliah di Jerman untuk mempertimbangkan Universitas Marburg sebagai prioritas tempat kuliah.

Urutan Kedewaan Semesterticket:
1. Semesterticket Marburg (Hessen + Penggunaan IC/ EC)
2. Semesterticket NRW (NRW)
3. Semesterticket Niedersachsen (Niedersachsen, tapi tidak termasuk di dalam kotanya)
4. Semesterticket Kaiserslautern (VRN: Mannheim, Heidelberg, Würzburg + Westpfalz: Kaiserslautern, Zweibrücken, Homburg)
5. ...

Angaben ohne Gewähr. Penulis dengan senang hati menerima koreksi dan tambahan informasi yang berguna bagi kesejahteraan rakyat Indonesia di tanah Jerman ini :p

Jumat, 02 Maret 2012

Selamat Tinggal, Gigi..

Sepanjang perjalanan pulang dari Aachen, gigiku cenat-cenut. Itu adalah hari Minggu. Aku terpaksa harus menikmati rasa sakit itu sampai hari Senin.

Hari Senin cenat-cenutnya makin parah. Untuk minum saja aku membutuhkan sedotan. Akhirnya, aku memutuskan untuk pergi ke dokter gigi. Sesampai di sana, aku pun tidak langsung bisa diperiksa, aku harus menunggu hari Selasa, karena dokter gigi itu sudah tidak mempunyai waktu lagi untuk pasien lain hari itu.

Untuk mengurangi rasa sakit, aku memutuskan untuk pergi ke apotek, membeli obat anti-nyeri. Obat antinyeri di sini namanya Ibuprofen. Setelah kuminum, aku merasa sakitnya agak mendingan.

 Hari Selasa aku datang lagi ke dokter gigi itu. Aku diperiksa, dirontgen, dan gigiku yang bermasalah itu dicabut. Sebenarnya aku sudah tahu permasalahan gigiku sejak lama. Hanya saja, aku masih saja merasa terlalu sayang pada gigiku ini..
Kini aku sudah bisa merelakan kepergiannya..

Hal yang menarik adalah, aku hanya perlu mengeluarkan uang 10 Euro per kuartal untuk berobat di sini. Istilahnya, uang pengaktifan asuransi. Selama 1 kuartal itu aku jadi tidak perlu keluar uang lagi.
Jadi, biaya periksa, foto rontgen, dan cabut gigi tadi ditanggung oleh asuransiku.

Sungguh senang rasanya. Sakit di sini bukan hanya untuk orang-orang kaya saja.

Rabu, 22 Februari 2012

Peraturan Pantang dan Puasa dalam Gereja Katolik

Pantang makan daging atau makanan lain menurut ketentuan Konferensi para Uskup hendaknya dilakukan setiap hari Jumat sepanjang tahun, kecuali hari Jumat itu kebetulan jatuh pada salah satu hari yang terhitung hari raya; sedangkan pantang dan puasa hendaknya dilakukan pada hari Rabu Abu dan pada hari Jumat Agung, memperingati Sengsara dan Wafat Tuhan Kita Yesus Kristus. Peraturan pantang mengikat mereka yang telah berumur genap empat belas tahun; sedangkan peraturan puasa mengikat semua yang berusia dewasa sampai awal tahun ke enampuluh; namun para gembala jiwa dan orangtua hendaknya berusaha agar juga mereka, yang karena usianya masih kurang tidak terikat wajib puasa dan pantang, dibina ke arah cita-rasa tobat yang sejati.(KHK 1251-1252)

Jadi sebagai orang Katolik wajib berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung. Jadi, selama masa Prapaskah, kewajiban puasa hanya dua hari saja. Yang wajib berpuasa adalah semua orang beriman yang berumur antara delapan belas (18) tahun sampai awal enam puluh (60) tahun.

PUASA berarti:
makan kenyang hanya satu kali dalam sehari.
Untuk yang biasa makan tiga kali sehari, dapat memilih
• Kenyang, tak kenyang, tak kenyang, atau
• Tak kenyang, kenyang, tak kenyang, atau
• Tak kenyang, tak kenyang, kenyang

Orang Katolik wajib berpantang pada hari Rabu Abu dan setiap hari Jumat sampai Jumat Suci. Jadi hanya 7 hari selama masa PraPaskah.
Yang wajib berpantang adalah semua orang katolik yang berusia empat belas (14) tahun ke atas.

PANTANG berarti
• Pantang daging, dan atau
• Pantang rokok, dan atau
• Pantang garam, dan atau
• Pantang gula dan semua manisan seperti permen, dan atau
• Pantang hiburan seperti radio, televisi, bioskop, film.

Karena begitu ringannya, kewajiban berpuasa dan berpantang,
sesuai dengan semangat tobat yang hendak dibangun,
umat beriman,
baik secara pribadi, keluarga, atau pun kelompok,
dianjurkan untuk menetapkan cara berpuasa dan berpantang yang lebih berat. Penetapan yang dilakukan diluar kewajiban dari Gereja, tidak mengikat dengan sangsi dosa.

Dalam rangka masa tobat, maka pelaksanaan perkawinan juga disesuaikan. Perkawinan tidak boleh dirayakan secara meriah.

ARTI PUASA dan PANTANG

PUASA adalah tindakan sukarela Tidak makan atau tidak minum Seluruhnya, yang berarti sama sekali tidak makan atau minum apapun Atau sebagian, yang berarti mengurangi makan atau minum.
  • Secara kejiwaan, Berpuasa memurnikan hati orang dan mempermudah pemusatan perhatian waktu bersemadi dan berdoa.
  • Puasa juga dapat merupakan korban atau persembahan.
  • Puasa pantas disebut doa dengan tubuh, karena dengan berpuasa orang menata hidup dan tingkah laku rohaninya.
  • Dengan berpuasa, orang mengungkapkan rasa lapar akan Tuhan dan kehendakNya. Ia mengorbankan kesenangan dan keuntungan sesaat, dengan penuh syukur atas kelimpahan karunia Tuhan. Demikian, orang mengurangi keserakahan dan mewujudkan penyesalan atas dosa-dosanya di masa lampau.
  • Dengan berpuasa, orang menemukan diri yang sebenarnya untuk membangun pribadi yang selaras. Puasa membebaskan diri dari ketergantungan jasmani dan ketidakseimbangan emosi. Puasa membantu orang untuk mengarahkan diri kepada sesama dan kepada Tuhan.
Itulah sebabnya, puasa Katolik selalu terlaksana bersamaan dengan doa dan derma, yang terwujud dalam Aksi Puasa Pembangunan.
Semangat yang sama berlaku pula untuk laku PANTANG.
Yang bukan semangat puasa dan pantang Katolik adalah:
  • Berpuasa dan berpantang sekedar untuk kesehatan: diet, mengurangi makan dan minum atau makanan dan minuman tertentu untuk mencegah atau mengatasi penyakit tertentu.
  • Berpuasa dan berpantang untuk memperoleh kesaktian baik itu tubuh maupun rohani.

 

Dalam kotbah di bukit, Yesus bersabda tentang puasa:

“Apabila kamu berpuasa,
Janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Tetapi apabila engkau berpuasa,
minyakilah kepalamu
Dan cucilah mukamu
Supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa


Melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”


Senin, 20 Februari 2012

SMA Taruna Nusantara at Fokus Pagi Indosiar 2012

Fokus Pagi Indosiar pada hari Senin, 20 Februari 2012 ini menayangkan profil SMA Taruna Nusantara.

Berikut ini cuplikan dari acaranya http://www.youtube.com/watch?v=8w2PkdIC42g

Apa yang ada di SMA Taruna Nusantara berhasil ditampilkan secara utuh.
1. Yel-yel (Check Sound dan Komando On), menunjukkan semangat dan kekompakkan siswa-siswinya.
2. Kata "Siap" yang selalu digunakan untuk menjawab pertanyaan yang bersifat kolektif, menunjukkan ketegasan mereka.
3. Prestasi di bidang Astronomi, Matematika, dan Paskibraka Nasional (yang kali ini dieskpos), menunjukkan tradisi prestasi mereka.
4. Pamong, sebutan bagi guru di SMA Taruna Nusantara, juga "diasramakan", karena selain mengajar (aspek akademis), mereka juga selalu ada untuk mendampingi dan mengasuh (mengembangkan kepribadian), sudah seperti orang tua sendiri. Hal ini menunjukkan betapa kondusifnya lingkungan belajar siswa-siswi ini.
5. Kebudayaan yang pada kesempatan hari ini ditampilkan dengan performa yang menawan dari Tari Saman dan Vocal Group, menunjukkan kedisiplinan dan kreativitas mereka.

Saya merasa terharu. Saya merasa begitu bangga pernah menjadi siswa SMA Taruna Nusantara.
Dan melalui acara tadi, saya merasa diingatkan kembali - mendapatkan motivasi kembali - untuk kembali berjuang tak kenal lelah di jenjang yang lebih tinggi,
.. dan di manapun berada memberikan karya terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara, dan dunia.